Senin, 14 April 2014

Hanya aku

apa salah ketika aku takut kamu benar-benar berpaling?
apa salah ketika aku takut kamu benar benar pergi?
apa salah ketika aku takut kamu tak peduli padaku lagi?
apa salah ketika aku takut kamu tak menganggap aku ada lagi?
apa salah ketika aku takut kamu bahagia dengan yang lain?
apa salah ketika aku tak tak rela kamu jatuh cinta lagi?

Yang aku tau..

Aku yang seharusnya sama kamu...
Aku yang seharusnya nemenin kamu..
Aku seharusnya kamu peduliin..
Aku yang seharusnya yang ada di hati kamu..
Aku yang seharusnya bikin kamu bahagia..
dan hanya padaku kamu jatuh cinta..
Ya, hanya pada ku, hanya denganku kamu seharusnya bahagia...

Yang ada itu hanya aku dan kamu...

Jumat, 04 April 2014

Terjadi lagi

Terjadi lagi..
Ketika rasa ingin tahu itu menggebu..
Benarkah yang mereka katakan tentang mu..
Rasa ingin tahu..
Penasaran..
Takut itu benar..
Semua bercampur..
Namun, aku percaya itu tak seperti yang mereka katakan...

Tapi mengapa semuanya seakan menunjukkan itu benar..
Hingga saat kulihat itu..
Kau tau rasanya?
Sakit? Sedikit..
Iya, terima kasih aku tau lebih awal..
Sebelum harapan itu semakin besar-
Terima kasih sudah hadir..
Terima kasih sudah melakukan tugasmu dengan baik..
Sebagai pengalih perhatianku padanya, yang dulu juga berstatus sepertimu.
Dan selamat tinggal.

Kamis, 27 Maret 2014

Rindu

Tertahan di antara jiwa yang merindu
Tersimpan di relung terdalam perindu
Tersadar karena sang terindu tak merindu
Terhenyak sesaat sang perindu ternyata merindu sendiri
Salahkah seorang perindu tak dapat mengatakan rindu?
Hingga tersimpan hanya sebagai rindu

Selasa, 25 Maret 2014

Rindu yang tak tersampaikan

Rindu yang tak tersampaikan
Kepada sang pemilik rindu
Rindu yang tertahan
Tanpa bisa terungkap

Tidak, bukan karena malu
Hanya tak bisa kuungkap itu
Bukan karena gengsiku
Hanya bibir ini kelu tuk katakan itu
Bukan pula karena egoku
Hanya semua kata membeku

Rindu yang tak tersampaikan
Kepadamu sang pemilik rindu

Jauh batas yang memisahkan
Lama waktu yang berputar
Tak mampu untuk menghapus rindu ini
Malah semakin lama rindu ini semakin menjadi

Rindu yang tak tersampaikan
Kepadamu sang pemilik rindu

Semoga pada akhirnya akan tersampaikan

Jumat, 07 Maret 2014

hey kamu

hey kamu..
iya, kamu..
kamu yang sejak tadi hanya berdiri disana..
kamu yang sejak tadi hanya diam disana..
mendekatlah...

hey kamu..
iya kamu..
kamu yang sejak tadi sibuk dengan duniamu..
kamu yang sejak tadi sibuk menerka nerka..
kemarilah..



hey kamu..
iya kamu..
kamu yang sejak tadi tak menghiraukanku..
kamu yang sejak tadi tak menggubrisku..
lihatlah aku..

hey kamu..
iya kamu..
kamu yang telah mencuri perhatianku..
kamu yang telah membawa separuh hatiku..
jadilah milikku..

Senin, 24 Februari 2014

My one week boy

Dear, you.. my one week boy..
Ingat awal kita bertemu?
Hanya mata yang bicara, ya karena saat itu aku masih bersamanya..
Namun, kini semua berubah..
Kau datang disaat aku membutuhkanmu..
Kau datang dengan menawarkan kebahagiaan..

Ya, tepat hari itu..
Hari dimana kau hanya terdiam dan menyodorkan handphonemu..
Aku hanya menatap bingung..
Hingga kau berucap "minta nomermu"
Tanpa pikir panjang aku memberinya..
Jujur hati ini bahagia..
Ya, itu 15 Februari lalu...

Hari hari terasa indah..
Menunggu kau mengirim pesan..
Tiap pagi.. hanya kata "selamat pagi" yang kuharap, tak mengapa..
Tiap senja, pesan darimu menghapus semua lelahku..
Ya kau bahagiaku saat ini..
Walau mungkin terkadang kau hanya diam, tak mengapa..

18 Februari...
Pertama kalinya jalan denganmu..
Hanya sekedar mendengarkan akustik..
Tapi tetap bahagia untukku..

Setiap hari aku lalui tanpa sedetikpun tak memikirkanmu..
Ya, setiap hari, jam, menit.. semua hanya kamu.

Cerita kita masih berlanjut dengan kau menemuiku setiap hari..
Tak ada satu haripun tanpa tak bertemu dirimu...

Sampai hari itu..
21 Februari..
Ya, aku tak mengira ini terakhir kali aku bersamamu..
Semua indah saat itu..
Tawa, Canda.. semua terasa seakan tidak akan pernah berakhir..

Hingga ternyata ada hal yang memaksa kau membenciku..
Aku tak ingin kau pergi...
Aku ingin kau tetap disini, bersamaku..
Dear my one week boy...
Seandainya aku bisa jujur, bahwa aku menyukaimu, sejak awal bertemu..
Mungkin ini konyol menurutmu, tapi ini kenyataannya..
Andai kau tau...

Selasa, 18 Februari 2014

Misteri tentang cinta kita...
Cinta yang entah kenapa tak bisa menyatu..
Tapi juga tak bisa berpisah..
Aku bingung apa mau hatimu dan hatiku..
Seakan akan mereka tak ingin dipisahkan..
Seakan akan ini hanya keegoisan ku dan keegoisanmu untuk memaksakannya berpisah

Hatiku tak bisa menyangkal semua rasa ini
Rasa tak ingin pergi darimu
Rasa tak ingin kau menjauh
Rasa tak mau kita berpisah

Rasa ini semakin menyiksaku
Menyiksa bathinku

Merasakan kita saling mencintai
Tapi tak bisa bersama..
Merasakan saling mengerti
Tapi harus berpisah..
Merasakan saling membutuhkan
Tapi tak bisa memiliki..
Merasa saling menyayangi
Tapi juga saling menyakiti..

Taukah kau, cintaku?
aku selalu sayang kamu, selalu-
Rasa ini tak berubah sedikitpun
Walaupun ada sedikit retakan kecil..
Goresan luka yang menyakitkan hati ini..