Senin, 24 Februari 2014

My one week boy

Dear, you.. my one week boy..
Ingat awal kita bertemu?
Hanya mata yang bicara, ya karena saat itu aku masih bersamanya..
Namun, kini semua berubah..
Kau datang disaat aku membutuhkanmu..
Kau datang dengan menawarkan kebahagiaan..

Ya, tepat hari itu..
Hari dimana kau hanya terdiam dan menyodorkan handphonemu..
Aku hanya menatap bingung..
Hingga kau berucap "minta nomermu"
Tanpa pikir panjang aku memberinya..
Jujur hati ini bahagia..
Ya, itu 15 Februari lalu...

Hari hari terasa indah..
Menunggu kau mengirim pesan..
Tiap pagi.. hanya kata "selamat pagi" yang kuharap, tak mengapa..
Tiap senja, pesan darimu menghapus semua lelahku..
Ya kau bahagiaku saat ini..
Walau mungkin terkadang kau hanya diam, tak mengapa..

18 Februari...
Pertama kalinya jalan denganmu..
Hanya sekedar mendengarkan akustik..
Tapi tetap bahagia untukku..

Setiap hari aku lalui tanpa sedetikpun tak memikirkanmu..
Ya, setiap hari, jam, menit.. semua hanya kamu.

Cerita kita masih berlanjut dengan kau menemuiku setiap hari..
Tak ada satu haripun tanpa tak bertemu dirimu...

Sampai hari itu..
21 Februari..
Ya, aku tak mengira ini terakhir kali aku bersamamu..
Semua indah saat itu..
Tawa, Canda.. semua terasa seakan tidak akan pernah berakhir..

Hingga ternyata ada hal yang memaksa kau membenciku..
Aku tak ingin kau pergi...
Aku ingin kau tetap disini, bersamaku..
Dear my one week boy...
Seandainya aku bisa jujur, bahwa aku menyukaimu, sejak awal bertemu..
Mungkin ini konyol menurutmu, tapi ini kenyataannya..
Andai kau tau...

Selasa, 18 Februari 2014

Misteri tentang cinta kita...
Cinta yang entah kenapa tak bisa menyatu..
Tapi juga tak bisa berpisah..
Aku bingung apa mau hatimu dan hatiku..
Seakan akan mereka tak ingin dipisahkan..
Seakan akan ini hanya keegoisan ku dan keegoisanmu untuk memaksakannya berpisah

Hatiku tak bisa menyangkal semua rasa ini
Rasa tak ingin pergi darimu
Rasa tak ingin kau menjauh
Rasa tak mau kita berpisah

Rasa ini semakin menyiksaku
Menyiksa bathinku

Merasakan kita saling mencintai
Tapi tak bisa bersama..
Merasakan saling mengerti
Tapi harus berpisah..
Merasakan saling membutuhkan
Tapi tak bisa memiliki..
Merasa saling menyayangi
Tapi juga saling menyakiti..

Taukah kau, cintaku?
aku selalu sayang kamu, selalu-
Rasa ini tak berubah sedikitpun
Walaupun ada sedikit retakan kecil..
Goresan luka yang menyakitkan hati ini..